Gemakan Menjaga Lingkungan Hidup Kang Dechan Ajak Para Ibu Aktif Mengolah Sampah Organik Eco Enzym
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2025 Dengan Tema : Lingkungan Hidup Dan Pemberdayaan Masyarakat di hadiri para Ibu rumah tangga, tokoh masyarakat serta pegiat UMKM yang dilaksanakan di Aula YBDCS , Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jumat (19/12/2025).
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan Kabupaten Bogor, H. Dede Chandra Sasmita.,S.Ag., M.Pd.,M.H. menekankan bahwa pengawasan bukan dimaksudkan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai instrumen kontrol agar pelaksanaan pemerintahan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Pengawasan DPRD adalah bagian dari ikhtiar menjaga akuntabilitas pemerintahan, sehingga setiap program benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kang Dechan.
“Saya telah melaksanakan kegiatan masa persidangan dan melakukan peninjauan langsung. Pengawasan dari tingkat provinsi akan terus dilakukan secara menyeluruh di kabupaten dan kota se-Jawa Barat, Khususnya Kabupaten Bogor” katanya.
H. Dede Chandra juga menyoroti pentingnya pemberdayaan Masyarakat dan kelestarian lingkungan. Menurutnya, sejumlah pihak yang menjadi perhatian publik telah menunjukkan komitmen melalui kegiatan Kebersihan Lingkungan dan penghijauan serta pemanfaatan limbah Organik bagi Kepentingan Warga.
“Saya tidak hanya menerima laporan, tetapi melihat langsung di lapangan dan turut terlibat dalam kegiatan pengolahan Limbah organik Eco Enzym. Ini merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut Kang Dechan menghadirkan narasumber berpengalaman dalam pengolahan sampah organik (Eco Enzym) yang sudah 10 tahun melakukan pengolahan sampah organik yaitu Ibu Sri Erdiyanti yang berasal dari Kecamatan Tajurhalang Kab. bogor
Sri Erdiyanti memaparkan Sosialisasi Eco Enzyme: Dari Dapur Rumah, untuk Lingkungan dan Kemandirian Keluarga
Dalam Studi Kasus: Lingkungan RW di Kabupaten Bogor
Di salah satu RW di Kabupaten Bogor, warga memulai gerakan sederhana pengelolaan limbah dapur. Setiap rumah diminta mengumpulkan limbah organik, lalu difermentasi menjadi eco enzyme secara bersama-sama.
Setelah berjalan beberapa bulan:
• Volume sampah yang dibuang ke TPS berkurang
• Lingkungan lebih bersih dan tidak bau
• Masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan
• Muncul potensi usaha kecil berbasis produk ramah lingkungan
Ini membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil di rumah masing-masing.
Melalui eco enzyme, perempuan tidak hanya menjaga rumah, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program pemerintah daerah di bidang lingkungan hidup.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah, khususnya:
• Pengelolaan lingkungan hidup
• Pemberdayaan masyarakat
• Pelibatan masyarakat dalam program pemerintah
"Kata Sri Erdiyanti Seorang Aktivis Lingkungan yang focus pada pemberdayaan Ibu-Ibu rumah tangga ini dalam pemaparannya.
H. Dede Chandra menambahkan ,DPRD hadir untuk memastikan bahwa kebijakan lingkungan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di tingkat rumah tangga
Sayangi bumi, sayangi diri, birukan langit.
Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan adalah menemukan titik temu antara pertumbuhan ekonomi, pengembangan pariwisata, serta keberlanjutan sektor pertanian dan lingkungan hidup.
“Pembangunan harus berjalan seiring. Pertanian tetap dijaga, ekonomi tumbuh, dan lingkungan tidak dikorbankan. Pemerintah daerah tentu sedang mencari formulasi terbaik.